Menurutnya, DPR bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan masih akan melihat dinamika serta proses pembahasan ke depan sebelum mengambil sikap final terkait sistem pemilihan kepala daerah. “Terkait UU Pemilu maupun Pilkada yang akan kita bahas nanti, kita lihat saja dalam proses pembahasannya,” jelasnya
Saan menambahkan bahwa selama ini berbagai model pilkada, baik langsung maupun tidak langsung, terus dikaji dan dievaluasi. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan sistem yang dipilih benar-benar memberikan manfaat terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia
“Kita semua selalu mengkaji pilkada langsung maupun tidak langsung. Terus kita kaji, kita evaluasi, dan nanti pada saat pembahasan kita akan melihat mana yang paling baik buat bangsa dan rakyat,” ungkapnya.
Ketika ditanya mengenai sikap Partai NasDem apakah memandang wacana pilkada dipilih DPR sebagai langkah yang baik atau buruk, Saan menegaskan bahwa belum ada keputusan resmi dari partai. “Ini belum ada keputusan. Ini baru sebatas wacana,” tegas Saan, sambil mengakhiri percakapan
Diketahui, partai pendukung pilkada 2029 dipilih oleh DPRD yaitu Gerindra, PKB, Golkar, NasDem, PAN, dan Demokrat, sementara PDI-Perjuangan tetap menolak. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!