Jamian Kritik BP2RD Ternate soal Minimnya Transparansi Data PAD

Menurut Jamian, pengawasan dari berbagai unsur, termasuk media, sangat dibutuhkan agar kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah dapat disusun berdasarkan data yang akurat dan terbuka. “Sebab arah pembangunan Kota Ternate ke depan sangat bergantung pada data yang dimiliki pemerintah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, memilih tidak memberikan keterangan saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (17/12/2025) terkait penghentian penyampaian data realisasi PAD kepada Wakil Wali Kota Ternate.

BACA JUGA  Keluar dari Zona Daerah Tertinggal, Sula dan Taliabu Berkolaborasi

Upaya konfirmasi yang dilakukan media tidak mendapat respons, baik secara langsung maupun melalui sarana komunikasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, pada Senin (15/12/2025) mengaku tidak lagi menerima data terbaru realisasi PAD Kota Ternate.
“Kalau PAD sampai saat ini saya tidak dapat data realisasinya,” ujar Nasri.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan periode sebelumnya, ketika data realisasi PAD rutin diterimanya setiap pekan. “Kalau sebelumnya setiap minggu saya selalu mendapat update realisasi,” katanya.

BACA JUGA  Ditegur BK DPRD Ternate Gegara ‘Caplok’ Tugas Komisi Lain, Nurjaya Jawab Begini

Nasri menyebut, penghentian penyampaian data tersebut terjadi sejak adanya pergantian pimpinan di BP2RD Kota Ternate. “Sejak pergantian Kepala BP2RD, data terbaru tidak lagi saya terima,” tegasnya. (RFN/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah