Upaya wartawan untuk memperoleh keterangan langsung dari bendahara terkait nilai kerugian belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, bendahara belum memberikan pernyataan resmi.
Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, AKP Bondan Manikotomo, turut mengonfirmasi laporan pembobolan tersebut. “Kami sedang melakukan penyelidikan. Dalam laporan, ada uang hilang sekitar Rp25 juta. Untuk dokumen, tidak ada yang hilang,” tegas Bondan, Senin malam (17/11/2025).
Hingga kini, polisi masih mendalami modus pembobolan dengan memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi. Kasus ini kembali menyita perhatian publik terkait lemahnya pengamanan aset negara di kantor pemerintahan. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!