Unjuk Rasa Desak Kejati Tuntaskan Kasus Dana OPS DPRD Malut, Sentil Keterlibatan Abubakar Abdullah

- Editor

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi di depan kantor Kejati Maluku Utara, Senin (17/11/2025). Dalam aksi ini demonstran meminta Kejati tuntaskan kasus dugaan korupsi dana OPS DPRD Malut.

Aksi demonstrasi di depan kantor Kejati Maluku Utara, Senin (17/11/2025). Dalam aksi ini demonstran meminta Kejati tuntaskan kasus dugaan korupsi dana OPS DPRD Malut.

Ternate, Maluku Utara – Puluhan massa yang tergabung dalam Persatuan Gerakan Anti Korupsi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIT. Para demonstran yang terdiri dari DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) dan Front Perjuangan Anti Korupsi itu mendesak Kejati segera menuntaskan penyelidikan kasus dana operasional (OPS) DPRD Maluku Utara.

Dalam aksi tersebut, massa tiba menggunakan satu unit mobil dilengkapi perangkat pengeras suara serta membawa berbagai spanduk. Mereka berkumpul di depan gerbang masuk kantor Kejati sambil menyampaikan tuntutan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran operasional DPRD.

BACA JUGA  PTUN Tolak Gugatan Kades Marabose Halsel

Salah satu orator dalam orasinya meminta Kejati Malut segera menaikkan status penanganan kasus ke tahap penyidikan serta menetapkan pihak yang dinilai bertanggung jawab. Ia menilai penyelidikan yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu belum menunjukkan perkembangan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus dana operasional DPRD Maluku Utara sampai saat ini belum ada titik terang. Maka dari itu kami mendesak Kejati segera menetapkan tersangka terhadap pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya lantang dari atas mobil komando.

BACA JUGA  Kejati Maluku Utara Maraton Kasus Mami, Mantan Wagub, Istri dan Anak Diperiksa

Orator tersebut juga menyoroti jabatan Abubakar Abdullah selaku Sekretaris DPRD Maluku Utara pada periode dimulainya pengelolaan anggaran tersebut. Mereka meminta Kejati agar menetapkan Abubakar sebagai tersangka apabila ditemukan bukti yang menguatkan. “Kami minta Kejari tetapkan Aka (Abubakar Abdullah) sebagai tersangka apabila ada bukti baru,” desak orator aksi.

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!