Adapun dua rumah warga yang terdampak parah masing-masing milik Markus Kabanulu dan Nelwan Tureni. Menurut keterangan kepala desa, atap kedua rumah tersebut terlepas akibat terjangan angin, sementara sebagian dinding rumah juga ikut roboh.
“Kedua rumah ini atapnya terlepas dari badan rumah dan sebagian dindingnya pun rusak,” terang Muharram.
Lebih lanjut, pemerintah desa memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca serta menjaga keamanan lingkungan pascabencana. Pihak desa juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pulau Taliabu untuk memastikan penanganan pasca-angin kencang dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!