Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian penuh kepada keluarga almarhum, termasuk melalui kenaikan pangkat anumerta.
“Almarhum telah berjuang dan mengorbankan nyawanya demi menjaga keutuhan NKRI. Sebagai bentuk penghargaan, negara memberikan kenaikan pangkat anumerta satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,”ujarnya
Selain itu, Menhan Sjafrie memberikan dukungan penuh kepada keluarga dengan membantu keluarga almarhum Haris Umaternate untuk menjadikan ASN di kantor Militer.
“Kami akan membantu kakak perempuan almarhum agar bisa menjadi ASN di bidang kesehatan. Prosesnya akan diatur bersama Pangdam, Danrem, dan Dandim di wilayah ini,” ungkapnya.
Diketahui, Pratu Haris Umaternate merupakan prajurit Yonif 752/VYS yang gugur saat bertugas menjaga perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (PNG).
Ia menjadi korban luka tembak dalam insiden penyerangan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) terhadap Pos Pantau Satgas Pamtas RI–PNG Pos Kout Kiwirok, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, pada Kamis (25/9/2025) pukul 12.15 WIT. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!