Merlisa meminta agar BPBJ memberikan masukan kepada dinas-dinas terkait untuk tidak memaksakan e-processing jika dirasa tidak mampu, guna menghindari masalah yang lebih besar di kemudian hari. “Saat ini, fokus kita adalah menggenjot PAD,” imbuhnya.
Ia juga mencatat bahwa banyak kegiatan fisik yang dilaksanakan dalam bentuk swakelola di seperti di Dinas PUPR, Pertanian, dan Perkim, meskipun waktu yang tersisa sangat singkat. Merlisa yakin proyek-proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu jika tidak ada langkah yang cepat dan tepat.
“Kita juga melihat banyak kegiatan fisik dilaksanakan dalam bentuk swakelola seperti di PUPR, Pertanian, Perkim, karena waktunya sudah sangat singkat, tapi yakin bahwa proyek-proyek itu tidak akan selesai tepat waktu,” tandasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!