Guna mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan terobosan dan pemetaan Kecamatan yang berkontribusi dari sektor perizinan PBG. Tiga kawasan yang menjadi fokus utama adalah Kecamatan Obi, Kecamatan Bacan, dan Kecamatan Bacan Timur.
“Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi PAD dari sektor perizinan di Halsel,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nasir menjelaskan bahwa tujuan dari penataan ini adalah untuk mengidentifikasi potensi infrastruktur penunjang industri di Obi serta melakukan peninjauan terhadap bangunan usaha dan hunian masyarakat. Selain itu, mereka juga akan mengeksplorasi potensi PAD PBG di zona II, termasuk wilayah Makian dan Kayoa. (RMI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!