Seorang warga Desa Wayabula yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat menyaksikan langsung kejadian tersebut.
“Kami lihat mobil tangki berhenti di jalan, karena curiga, kami juga ikut berhenti. Ternyata benar, ada dua orang sedang ‘kencing minyak’,” ujar warga tersebut kepada media ini.
Ia menyesalkan lemahnya pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi, yang menyebabkan praktik-praktik seperti ini masih terus terjadi.
“Ini jelas merugikan masyarakat. Harus ada sanksi tegas bagi pelaku dan pengawasan diperketat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, termasuk dari Pertamina atau instansi terkait lainnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!