Namun, hingga kini kapal tersebut tidak lagi difungsikan dan dibiarkan mangkrak selama bertahun-tahun dan diperkirakan kapal tersebut telah tidak digunakan selama hampir 10 tahun.
Iwan, salah satu warga setempat menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai bahwa aset daerah yang dibeli dengan dana publik seharusnya dimanfaatkan secara optimal, bukan dibiarkan rusak begitu saja.
“Sayang sekali, anggaran besar dipakai untuk membeli kapal ini, tapi sekarang hanya jadi besi tua. Ini pemborosan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD maupun instansi terkait mengenai rencana perbaikan atau pemanfaatan kembali kapal tersebut. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!