Penyaluran KUR di Malut per Agustus 2025: Halut Tertinggi, Sula Terendah

Berikutnya, Halmahera Tengah (Halteng), realisasi Rp 37,04 miliar (410 debitur), Halmahera Selatan (Halsel), realisasi Rp 57,29 miliar (875 debitur), dan Halmahera Barat (Halbar), realisasi Rp 32,22 miliar (525 debitur).

“Dengan demikian, Kabupaten Halmahera Utara mencatatkan realisasi tertinggi di antara sepuluh Kabupaten/Kota, yakni sebesar Rp 86,70 miliar (1.497 debitur). Sementara Sula tercatat sebagai realisasi terendah yakni baru mencapai Rp 01,48 miliar (53 debitur),” papar Kepala Kanwil DJPb Provinsi Maluku Utara, Senin (29/9/2025).

BACA JUGA  Tak Ada Kursi, Lantai pun jadi, Inilah Potret Salah Satu Sekolah di Taliabu Maluku Utara

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa sektor-sektor terbesar dalam penyaluran KUR di antaranya, terdiri dari perdagangan besar dan eceran, kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum, pertanian, perburuan, dan kehutanan, dan perikanan.

Adapun perdagangan besar dan eceran Rp 215,02 M (3.498 debitur), penyediaan akomodasi dan makan minum Rp 55,01 M (347 debitur), pertanian, perburuan, dan kehutanan Rp 37,94 miliar (948 debitur), kemudian perikanan Rp 26,49 M (713 debitur). “Dapat disimpulkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran mendominasi di angka Rp215,02 miliar (3.498 debitur), konsisten terbesar selama 5 tahun terakhir,” pungkasnya. (RFN/Red)

BACA JUGA  Dukono Meletus Lagi Saat Kei dan Tamin Tinggal Dua Meter dari Korban

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah