Dapat Kucuran Rp 8,6 Miliar dari Pusat, Pemkab Morotai Fokus Bangun Kawasan Transmigrasi 

Ia menambahkan bahwa kondisi sekolah tersebut mengalami kerusakan cukup parah, termasuk plafon yang ambruk dan pintu yang rusak.

Sedangkan sisa dana, sekitar Rp 7 miliar, akan difokuskan untuk pembangunan rumah produksi di lima kecamatan, tidak termasuk Pulau Rao. Pembangunan ini diusulkan karena melihat potensi perikanan yang besar di Morotai. Rumah produksi tersebut akan dibangun dari awal, diikuti dengan pelatihan sumber daya manusia, pengemasan, dan promosi.

BACA JUGA  Terungkap! Wisata Boboro Tak Bayar Pajak ke Desa, Ketua DPRD Morotai Beri Respon Tegas

Rosita menyebutkan bahwa pembangunan rumah produksi senilai Rp 7 miliar akan dilaksanakan pada tahun 2026 karena waktu yang terlalu singkat untuk memulai tahun ini. Sementara itu, proyek rehabilitasi sekolah dan pembangunan toilet dijadwalkan akan dimulai tahun ini. “Anggarannya sudah ada di KPPN, tapi pembangunan rumah produksi dimundurkan ke 2026,” jelas Rosita. 

BACA JUGA  HMI Morotai Desak Inspektorat Audit Proyek Rehabilitasi Masjid Baiturrahman

Ia menambahkan bahwa tahap penandatanganan kontrak untuk rehab sekolah sudah selesai, dan pengerjaan diperkirakan akan dimulai minggu depan. (RF/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah