Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Al-Hilaal Sanana Nurjani Fatgehipon saat dikonfirmasi membenarkan bahwa papan proyek memang tidak terpasang.
Ia menjelaskan bahwa papan proyek tersebut sengaja dicabut sementara karena adanya perubahan atau pergeseran nilai dalam Rencana Penggunaan Dana (RPD) dari pusat.
“Ada papan proyek, cuma sedang diganti karena ada pergeseran nilai di RPD lama ke RPD baru. Jadi sementara dicabut dulu,” jelas Nurjani, Senin (22/09/2025).
Dari informasi yang diperoleh, proyek tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah, dengan nilai sebesar Rp 1.368.796.000, bersumber dari APBN tahun 2025.
Adapun pekerjaan terdiri dari pembangunan ruang konseling, pembangunan ruang UKS, pembangunan ruang administrasi, pembangunan toilet, rehabilitasi ruang administrasi dengan waktu pelaksanaan 120 hari kerja. (RMT/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!