Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan rencananya untuk melakukan evaluasi terhadap pejabat eselon II. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia mengenai manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam pernyataannya, Sherly menyebutkan bahwa biaya untuk Seleksi Terbuka (Selter) pejabat eselon II terbilang tinggi, mencapai Rp 150 juta untuk satu kali pelaksanaan. Ia berharap, hingga akhir September ini SK manajemen talenta yang dipimpin oleh Prof Sudan dari BKN sudah bisa diterima.
“Seharusnya SK-nya sudah ada di akhir bulan ini, sehingga pergantian pejabat eselon II dapat dilakukan melalui aplikasi Simata tanpa harus melalui selter, dan kita tidak perlu lagi mengadakan lelang,” kata Sherly Tjoanda, saat diwawancarai awak media, Senin (15/9/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!