Ahlan menegaskan bahwa disiplin dalam menghadiri setiap agenda resmi pemerintah adalah indikator utama profesionalisme birokrasi. Ia pun tidak menutup kemungkinan akan melakukan evaluasi terhadap kepala OPD yang kerap mengabaikan kewajiban tersebut.
“Kita butuh pejabat yang memahami etika birokrasi dan mampu menunjukkan loyalitas terhadap agenda strategis daerah. Jika tidak, lebih baik pikirkan kembali apakah masih pantas memimpin OPD,” pungkasnya.
Sebagai informasi, yang terlihat dalam paripurna tadi malam adalah Kepala BPKAD Abdurrahim Yau, Kabag Organisasi Jamrud Hamid, Kepala Dinas Perpustakaan Nurjanah, dan Plt Kepala Dinas Nakertrans, Fauzan Azhari. Sementara pimpinan OPD lain tak tampak batang hidung sama sekali. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!