Namun, capaian belanja daerah masih relatif rendah. Dari total anggaran belanja sebesar Rp2,404 triliun, realisasi hingga pertengahan triwulan ketiga baru mencapai Rp862,62 miliar, atau sekitar 35,87 persen.
Abdurihim mengakui bahwa rendahnya realisasi belanja hingga saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia memastikan bahwa BPKAD terus mendorong percepatan penyerapan anggaran dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kehati-hatian.
“Kami melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan belanja daerah dapat dipacu lebih optimal di sisa waktu tahun anggaran,” tegasnya.
Pemda Halteng berharap realisasi belanja akan meningkat signifikan pada triwulan keempat, seiring dengan penyelesaian berbagai program dan kegiatan strategis di berbagai sektor. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!