Mantan Kadis PUPR Morotai itu juga merinci bahwa beberapa OPD yang paketnya sudah terdaftar dalam SIRUP antara lain, Dinas Pertanian (Distan), Disperindag, Sekretariat DPRD, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, masing-masing memiliki satu paket.
Sementara itu, OPD lainnya seperti BPBD, BPSDM, Dispora, dan Pariwisata masing-masing memiliki dua paket, Disperindag tiga paket, DKP empat paket, Biro Umum lima paket, Dikbud delapan paket, dan Dinas PUPR dari total 104 paket, tersisa 38 paket yang belum dilelang. “Hingga 7 Agustus 2025, itulah data yang dapat saya sampaikan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, total paket anggaran yang diambil dari data SIRUP adalah sebesar Rp 479.343.113.182, dengan realisasi yang sudah dilaksanakan mencapai Rp 250.964.901.049 atau sekitar 52,36 persen. Untuk paket lelang yang telah terdaftar di SIRUP, nilainya mencapai Rp 258.775.412.67,54. Sedangkan yang sudah ditayangkan sebesar Rp 143.289.419.299,24 sudah mencapai angka 56 persen.
“Berdasarkan data tersebut, saya tegaskan kembali kepada semua OPD agar segera memasukkan dokumen-dokumen yang diperlukan, karena ini adalah perintah Gubernur agar proses lelang segera berjalan di bulan Agustus ini,” pungkas Hairil. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!