Sofifi, Maluku Utara – Anggota DPRD Maluku Utara dari fraksi PDIP, Said Banyo, meminta agar Pemerintah Provinsi mengalokasikan belanja modal sebesar 30 persen dari total belanja modal, yaitu Rp 700 miliar lebih, untuk pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Sofifi.
Fraksi PDIP memandang kiranya perhatian lebih dari pemerintah untuk mengembangkan dan memajukan Ibu Kota Sofifi demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Hal itu dikemukakan Said dalam rapat paripurna penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun 2026 yang dihadiri langsung Gubernur Sherly Tjoanda, Kamis kemarin (7/8). “Jadi kami dari fraksi PDIP berharap agar belanja modal pemerintah daerah sebesar Rp 700 miliar lebih kalau bisa 30 persen dialokasikan harus fokus membangun infrastruktur di Ibu Kota Sofifi,” pinta Said Banyo.
Said juga menekankan pentingnya perhatian terhadap aset-aset Pemerintah Provinsi yang ada di Sofifi. Dia mengungkapkan bahwa ada sejumlah gedung dinas, seperti gedung Koperasi dan UKM, yang telah lama dibangun tetapi kini terbengkalai.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!