Menurut Iswanto, selama ini daerah seperti Pulau Taliabu, Halmahera Timur, Kepulauan Sula dan beberapa kabupaten lain masih menunjukkan IPM, akses air bersih, sanitasi, dan ketahanan pangan yang jauh tertinggal, namun tidak ditemukan skema afirmasi nyata dalam program prioritas RPJMD yang diarahkan ke wilayah-wilayah tersebut.
Sementara itu, komitmen terhadap pemerataan dan keadilan, Fraksi Hanura mencermati bahwa visi RPJMD Menjaga keberagaman dan pemerataan pembangunan, Maluku Utara bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjutan’ merupakan cita-cita mulia.
Fraksi Hanura kata Iswanto, menekankan agar implementasi visi ini benar-benar diwujudkan secara nyata, terutama dalam menangani ketimpangan pembangunan antarwilayah, seperti Pulau Taliabu dan daerah 3T lainnya yang selama ini belum maksimal tersentuh pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Penajaman program prioritas Fraksi Hanura mencatat bahwa RPJMD memuat arah kebijakan dan program prioritas yang cukup komprehensif, namun perlu dilakukan penajaman terhadap program pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah, pembangunan ekonomi hijau dan biru berbasis potensi lokal, penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!