Sofifi, Maluku Utara – Penyerapan anggaran pemerintah Provinsi Maluku Utara Pemprov (Malut), di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, memasuki 1 Agustus tahun 2025, masih tergolong rendah.
Berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Malut, penyerapan anggaran baru di angka 33 persen.
“Jadi berdasarkan data terbaru per 1 Agustus 2025, penyerapan anggaran baru di angka 33 persen,” kata Kepala BPKAD Maluku Utara, Ahmad Purbaya, Jumat (01/8/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!