Manajemen RSUD Chasan Boesoirie ‘Dipermak’ Kemenkes, Berimbas ke Unkhair

Menurutnya, pembenahan ini penting agar pendapatan dan pemanfaatan rumah sakit dapat meningkat, sejalan dengan optimalisasi fungsi layanan dan pendidikan. “Saya akan meninjau langsung RS Chasan Boesoirie besok untuk melihat langsung kondisi dan persoalan yang ada,” katanya.

Dante memastikan bahwa proses penataan dan penyelesaian persoalan rumah sakit akan dipercepat. “Saya targetkan dalam dua hingga tiga bulan, persoalan ini dapat dituntaskan,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemprov Malut Lakukan Refocusing, Ekonom : Perencanaan Anggaran Keliru

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Gubernur Malut juga meminta agar posisi Ketua Dewan Pengawas RSUD Chasan Boesoirie diisi oleh perwakilan dari Kemenkes. Permintaan tersebut, kata Dante, sudah direspons.

“Saya telah menunjuk salah satu pejabat di Kemenkes untuk menjadi Ketua Dewan Pengawas. Tujuannya agar pelayanan rumah sakit bisa lebih optimal dan juga mendukung fungsi rumah sakit sebagai wahana pendidikan kedokteran untuk Unkhair,” pungkasnya. (Mg01/Red2)

BACA JUGA  DAK RSUD Chasan Boesoirie di Maluku Utara Berpotensi Hangus 
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah