Wagub Sarbin secara khusus memuji Bupati Fifian sebagai kepala daerah perempuan pertama di Maluku Utara yang mampu memberikan terobosan signifikan di bidang pelayanan publik, termasuk kesehatan.
“Kehadiran Ibu Bupati membawa warna baru dalam demokrasi lokal. Setelah beliau, kita juga punya Gubernur perempuan, Ibu Sherly Tjoanda, dan kini keponakan beliau, Salsabilla Mus, menjabat sebagai Bupati Pulau Taliabu. Ini membuktikan bahwa perempuan mampu tampil di garda terdepan pemerintahan,” kata Sarbin.
Menurut Sarbin, Menteri Kesehatan turut memberikan pujian atas kondisi RSUD Sanana yang dinilai bersih dan tertata. Namun demikian, Menkes tetap mengingatkan perlunya peningkatan fasilitas dan layanan.
“Pak Menteri menyampaikan rasa kagumnya atas kebersihan rumah sakit ini. Tapi beliau juga mengingatkan bahwa kebersihan bukan satu-satunya indikator fasilitas dan kualitas layanan tetap harus ditingkatkan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sarbin juga menyampaikan perhatian serius terhadap tingginya angka kematian ibu melahirkan di Maluku Utara, yang masih mencapai 23 persen per 100 kelahiran hidup.
“Ini menjadi catatan penting yang kami sampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Kami harap ada intervensi dan dukungan konkret untuk menurunkannya,” pungkasnya.
Sementara Bupati Sula Fifian Adeningsih Mus mengawali sambutannya dengan pantun khas daerah. Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana merupakan langkah nyata dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Sula.
“Pembangunan RSUD Sanana ini kami prioritaskan karena pentingnya akses kesehatan yang mudah dan berkualitas. Rumah sakit ini adalah harapan baru bagi masyarakat Sula,” ujar Fifian.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!