Dipuji Karena Terobosannya Bangun RSUD Sanana, Bupati Sula Bilang Ini ke Wagub

RSUD Sanana saat ini berstatus Tipe D dan telah meraih akreditasi Utama. Rumah sakit ini menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di wilayah Sula, didukung oleh 7 dokter spesialis, 10 dokter umum, 84 perawat, 28 bidan, serta sejumlah tenaga kesehatan lainnya.

Fifian juga memaparkan berbagai capaian sektor kesehatan daerah, antara lain, 13 Puskesmas aktif, 21 Puskesmas Pembantu, 14 Polindes, 25 Poskesdes, 102 Posyandu aktif, serta 98,93 persen penduduk Sula terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Nasional-KIS, yang mencerminkan capaian Universal Health Coverage (UHC) per 2024.

BACA JUGA  Warga Digegerkan Penampakan Benda Asing Bercahaya di Langit Morotai, Mirip UFO ?

“Seluruh Puskesmas di Kepulauan Sula telah terakreditasi, dan beberapa di antaranya meraih akreditasi paripurna,” jelas Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK). Pada 2023, Kabupaten Sula mendapat bantuan untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Dofa, Pulau Mangoli. Sementara pada 2024, DAK kembali digelontorkan untuk pembangunan 4 Gedung Puskesmas baru,1 Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), dan 17 unit Puskesmas Keliling/ambulans mobil.

BACA JUGA  Meriahnya Puncak Perayaan Hari Jadi Kepulauan Sula ke 21 Tahun 

“Kami berharap dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi Maluku Utara terus berlanjut, terutama di sektor kesehatan,” kata Fifian.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan tenaga kesehatan, untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas kesehatan secara optimal.

“Ini adalah warisan bersama yang akan dinikmati oleh generasi hari ini dan masa depan,” pungkasnya. (RMT/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah