Wakil Bupati, Rio Christian Pawane, juga memberikan pandangan positif mengenai rapat paripurna ini. Ia menggarisbawahi pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan amanat undang-undang. “Melalui proses ini, kami menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan anggaran yang telah dipercayakan oleh rakyat kepada pemerintah daerah selama tahun 2024,” ucapnya.
Wakil Bupati Rio juga mengapresiasi kontribusi seluruh anggota DPRD yang telah memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif, serta menggarisbawahi bahwa meskipun ada tantangan politik, proses pembahasan Ranperda berjalan dengan baik.
“Kami berkomitmen untuk membangun hubungan yang setara antara eksekutif dan legislatif, saling menghormati kewenangan masing-masing, bukan saling mengintervensi,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tanggung jawab tidak hanya bersifat administratif tetapi juga moral dan politis masyarakat terhadapnya. Dengan semangat evaluasi, Wabup menekankan pentingnya membangun tata kelola keuangan yang lebih baik, bersih, dan profesional, serta membuka ruang untuk sinergi antara eksekutif dan legislatif demi mencapai cita-cita Morotai yang lebih unggul, adil, dan sejahtera.
Momentum pengesahan LPJ APBD bukan sekedar langkah administratif tetapi juga sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas publik, pemerintah daerah berusaha mewujudkan pemerintahan yang lebih baik sesuai amanat peraturan perundang-undangan. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!