Sofifi, Maluku Utara – DPRD Provinsi Maluku Utara, telah menerima progres lelang proyek dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setdaprov Malut.
Ketua DPRD Malut, Ikbal Ruray, mengungkapkan bahwa dari total nilai proyek sekitar Rp 600 miliar, yang dilaporkan telah digarap sekitar Rp 60 miliar lebih, sedangkan sisanya belum ada perkembangan sama sekali. Padahal, memasuki bulan ketujuh, lelang kegiatan dan proyek sudah harus mencapai di atas angka yang signifikan.
“Sisanya Rp 400 miliar lebih, apakah dengan waktu yang ada ini bisa, ini yang menjadi permasalahan,” kata Ikbal, Rabu (9/8/2025).
Agar seluruh kegiatan lelang berjalan maksimal, Ikbal meminta kepada Gubernur Sherly Tjoanda agar sebaiknya duduk bersama dengan pimpinan OPD termasuk BPBJ. “Jadi sebaiknya gubernur fokus terkait dengan kegiatan penyertaan modal, sehingga jangan dulu kemana-mana fokus, panggil OPD semua dan BPBJ mana yang ditelusuri,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!