Kisruh Tapal Batas 2 Desa di Sula Belum Temui Titik Terang, Warga Diminta Menahan Diri

Lebih lanjut, Masmina berharap Pemerintah Daerah segera mengambil langkah cepat dengan menggelar pertemuan resmi antara pihak Kecamatan Sanana dan Kecamatan Sanana Utara guna mencari solusi terbaik.

“Kami dari Komisi I menyarankan agar Pemerintah Daerah segera memfasilitasi pertemuan antara Camat Sanana Utara dan Camat Sanana, agar konflik antara kedua desa tidak berlarut-larut,” harapnya.

Selain itu, Masmina juga menghimbau masyarakat Desa Mangon dan Desa Mangega agar tetap menjaga kondusifitas dan menghindari potensi konflik sosial selama proses mediasi berlangsung.

BACA JUGA  Formapas Malut Desak APH Turun Tangan, Proyek PHTC di Sula Diduga Sarat Masalah

“Kami menghimbau masyarakat dari kedua desa agar tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bisa memicu konflik. Mari kita percayakan proses ini kepada jalur mediasi dan hukum yang berlaku,” imbuhnya. 

Diketahui, konflik tapal batas antara Desa Mangega dan Mangon di Kepulauan Sula, Maluku Utara, telah menjadi sorotan karena adanya klaim yang saling bertumpang tindih. Pemerintah Daerah dan DPRD diminta untuk segera menyelesaikan sengketa ini karena berpotensi memicu konflik yang lebih besar. 

BACA JUGA  Tribina Efektif Turunkan Angka Stunting di Halsel 

Terdapat perbedaan klaim batas wilayah antara Desa Mangenga dan Desa Mangon. Konflik ini sudah berlangsung cukup lama dan beberapa kali memicu ketegangan antar warga. (RMT/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah