Ia menilai tindakan tersebut merusak citra wisata Nusara yang selama ini dikenal sebagai salah satu spot wisata favorit di Halsel. Lebih dari itu, ia menyayangkan kurangnya pengawasan dari pemerintah daerah terhadap aktivitas semacam ini.
“Sayang sekali, tempat seindah ini harus tercoreng oleh perilaku tidak pantas. Mirisnya lagi, seolah-olah dibiarkan oleh pemerintah. Tidak ada pengawasan, apalagi penertiban,” kesalnya.
Ia mengaku, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Namun hingga kini belum terlihat langkah konkret dari Pemkab Halsel dalam hal ini Dinas Pariwisata untuk menindak para pelaku atau menerapkan aturan tegas di kawasan wisata tersebut. “Ini sudah sering terjadi, tapi belum pernah ada tindakan nyata. Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin wisatawan akan enggan datang kembali,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pariwisata atau aparat terkait belum memberikan keterangan mengenai pengawasan di lokasi wisata Pulau Nusa Ra. (RA/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!