Warga Desa Lokulamo pun menyatakan keprihatinan dan kemarahan mereka atas kejadian tersebut. Salah satu tokoh pemuda setempat, Manuel, mendesak agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman maksimal kepada pelaku jika terbukti bersalah.
“Korban ini anak yatim piatu, sudah tidak punya orang tua. Justru malah menjadi korban kejahatan yang sangat keji. Kami minta keadilan dan perlindungan terhadap anak-anak kami di desa,” ujar Manuel, Minggu (6/7/2025).
“Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang persoalan perlindungan anak di wilayah Maluku Utara. Masyarakat berharap keadilan ditegakkan dan aparat tidak tinggal diam menghadapi kasus kekerasan terhadap anak, terlebih korban merupakan kelompok rentan,” tambah Manuel. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!