Dinkes Ternate Bakal Ajukan Anggaran Pengurusan Izin Insinerator di APBD Perubahan

Menurutnya, prioritas Dinkes saat ini lebih difokuskan pada pemerataan layanan kesehatan di tiga pulau terluar dan peningkatan sarana di Puskesmas yang masih belum memadai. “Akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan operasional Puskesmas jadi hal yang lebih kami dahulukan,” ujarnya.

Ketika ditanya soal besaran anggaran Dinkes secara keseluruhan dan alasan pasti tidak dialokasikannya dana untuk perizinan, Nuryani menyatakan data tersebut akan dikirimkan kemudian. Namun hingga berita ini diturunkan, informasi yang dijanjikan belum disampaikan, meskipun sudah diminta sejak Sabtu (28/6/2025).

BACA JUGA  Ada 6 Kasus Baru DBD di Kota Ternate, Warga Kudu Waspada

“Memang dari 2022 sudah kami usulkan dan sebenarnya Pemkot cukup responsif. Hanya saja skala prioritas saat ini lebih fokus pada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan layanan dasar,” lanjutnya.

Nuryani juga menyebut bahwa insinerator memiliki potensi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun belum bisa dimaksimalkan karena izin operasional belum terbit.

BACA JUGA  Plt Gubernur Malut Kawal Kerja Pansel, Kok Sampai Segitunya?

“Tahun ini kami kembali usulkan anggaran perizinannya di APBD Perubahan 2025. Kalau nanti disetujui, kami bisa mulai proses legalisasinya,” imbuhnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah