Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Aswin Adam, menyampaikan bahwa petugas mengalami beberapa kesulitan, terutama dalam hal pendistribusian makanan kepada pengungsi yang memilih untuk tinggal mandiri di lokasi yang berbeda. “Kesulitan muncul ketika kami membagikan makanan. Ada pengungsi yang tinggal secara mandiri, dan beberapa dari mereka yang sakit enggan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan,” ungkap Aswin, Senin (23/6/2025).
Kondisi ini menunjukkan bagaimana bencana tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga pada kesehatan dan kesejahteraan psikologis masyarakat. Diperlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi dan kesehatan mereka tetap terjaga.
Pihak BPBD dan Relawan terus bekerja keras dalam upaya pemulihan, untuk membantu masyarakat Labuha agar segera pulih dari dampak bencana ini. Bencana tersebut menyebabkan kurang lebih 2.500 warga diungsikan ke tempat yang aman. Pemkab Halmahera Selatan, juga menyediakan kebutuhan pengungsi seperti selimut, tikar, terpal, dan pakaian siap. (RAF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!