Meski sudah ada desakan dari DPRD, Kadis PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Thaib, terkesan tidak memberikan tanggapan. Berusaha untuk mendapatkan penjelasan, wartawan Haliyora.id mencoba menghubungi Kadis PUPR melalui WhatsApp, namun hingga kini tidak ada respon yang diterima.
Upaya langsung menemui Kadis PUPR di kantornya pun sulit. Staf dinas mengatakan pimpinan mereka tidak lagi bersedia melayani wawancara. “Kami sudah tidak melayani wawancara, kalau ada yang mau ditanyakan, nanti kirim saja rilis di WA,” kata salah satu pegawai Dinas PUPR ketika wartawan mengunjungi kantor tersebut dua minggu lalu.
Pantauan media di lokasi Sport Hall menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, cat bangunan mengelupas, atap rusak hingga 90 persen, dan minimnya aktivitas, membuat fasilitas olahraga ini terlihat seperti bangunan kosong yang terbengkalai.
Hal ini mencerminkan kurangnya perhatian dari pemerintah kota, terutama di bawah kepemimpinan Wali Kota M. Tauhid Soleman.
Wakil Ketua II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, juga menyampaikannya. Dia menilai bahwa Sport Hall merupakan aset daerah yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah. “Sport Hall ini merupakan salah satu gagasan positif di masa Walikota Hajji Bur. Sayangnya, saat ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemkot,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!