Perburuan dan Pencurian Telur Mengancam Populasi Maleo di Galela

Galela, Maluku Utara – Universitas Halmahera (UNIERA) menggelar kegiatan konservasi dan penelitian interdisipliner terhadap burung endemik Eulipoa Wallacei atau burung Maleo, yang dikenal secara lokal sebagai Salabia, di wilayah Galela.

Penelitian ini menyoroti aspek ekologi sekaligus antropologi, dengan fokus pada perbedaan penamaan antara burung (Salabia) dan telurnya yang disebut Mamua oleh masyarakat setempat.

BACA JUGA  Tingkat Inflasi di Kota Ternate Per November 2022 Sebesar 3,26 Persen

Kegiatan yang berlangsung sejak awal Juni 2025 ini melibatkan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat lokal, serta dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni 2025 di Pantai Wauo, Desa Mamuya.

Acara tersebut mengusung tema “Ekoteologi: Membangun Peran Pemeluk Agama Merawat Alam Ciptaan Tuhan” dan difasilitasi oleh Program Studi Kehutanan, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa UNIERA.

BACA JUGA  Sekolah di Morotai Mulai Ajarkan Bahasa Galela
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah