Ia menilai, Pemkot Ternate gagal memaksimalkan aset yang sudah dibangun dengan dana besar. Menurutnya, keberadaan sarana olahraga representatif sangat penting, apalagi melihat potensi atlet muda Ternate yang terus tumbuh.
“Bangunan ini bisa jadi pusat kegiatan sosial dan olahraga. Tapi tanpa komitmen politik dan dukungan anggaran, gedung ini hanya akan jadi monumen kosong, bahkan bisa disebut rumah hantu,” tegasnya.
Sigit pun mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret. “Coba diperbaiki dan dimanfaatkan. Setidaknya gelar event olahraga agar gedung ini hidup kembali. Selama ini kami belum lihat upaya nyata dari pemerintah,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Said, juru pemelihara di kawasan Sport Hall. Meski halaman masih dirawat, ia menyayangkan kondisi bangunan utama yang semakin rusak.
“Kami sangat berharap pemerintah segera bertindak. Sayang sekali kalau dibiarkan rusak total, padahal potensi pemanfaatannya besar untuk masyarakat,” ungkapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!