“Kami minta hasil pembentukan Kopdes Merah Putih ini ditinjau ulang. Tidak boleh dibiarkan keputusan yang lahir dari proses yang tidak transparan dan tidak demokratis,” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Camat Galela Utara, Viktor, saat dihubungi wartawan mengaku hanya menghadiri kegiatan tersebut tanpa mengetahui pasti siapa saja yang hadir.
“Waktu itu saya hanya datang sebagai undangan. Yang hadir sekitar 20 orang, tapi saya tidak kenal semua, jadi saya tidak tahu apakah mereka perwakilan masyarakat atau hanya perangkat desa,” singkatnya. (Mg02/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!