Gubernur Sherly Alokasikan Rp 23 Miliar Bangun 700 Unit RLH dengan Skema Swakelola

Selain itu, tambah Musrifa, Dinas Perkim juga akan merekrut tenaga fasilitator lapangan yang sesuai basic keilmuannya yaitu teknik sipil yang tersebar pada daerah sasaran. Yang mana tugas tenaga teknis ini yaitu membantu Disperkim melakukan verifikasi dan menyusun draf sesuai kebutuhan setiap rumah yang akan dilakukan renovasi, bangun baru maupun dapur sehat.

Lanjutkan Musrifa, saat ini sedang dilakukan pendataan dan setelah selesai baru dilakukan rapat internal penentuan untuk melihat kebutuhan dan siapa saja yang paling berhak untuk mendapatkan bantuan RLH.

BACA JUGA  Jelang PSU 9 TPS, Bupati Taliabu Aliong Mus Tekankan Ini ke ASN dan Kades

“Mudahan-mudahan tak ada kendala diproses verifikasi ini, sebab ini harus ada persetujuan kepala daerah masing masing-masing dan gubernur. Prioritas kita untuk awal yaitu Halmahera Barat, Halmahera Utara dan Halmahera Timur dengan pagu anggaran sebesar Rp 23 miliar untuk pembangunan 700 unit RTLH dengan 3 (tiga) fase yaitu Dapur Sehat, Rehab dan Bangunan Baru,” sebutnya.

BACA JUGA  Gubernur Sherly: Program RTLH Tuntas di Dua Kota

Ia menjelaskan bahwa program Rumah Layak Huni Ini dilakukan secara swakelola berbasis masyarakat dengan tipe bangunan 36.

“Saya mengimbau agar tim harus bekerja sebaik-baiknya dan mengikuti peraturan perundangan-undangan yang berlaku dan jangan ada penyimpangan di lapangan agar masyarakat penerima manfaat betul betul akan menerima bantuan ini secara maksimal dan insya Allah kedepan dapat mengurangi kemiskinan ekstrem di Maluku Utara,” imbuhnya. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah