Sofifi, Maluku Utara – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digagas oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, telah mencapai 100 persen di dua kota. Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, dan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah.
Gubernur Sherly menyatakan bahwa berdasarkan data dari Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (Disperkim), dari total 700 rumah yang direncanakan, sebanyak 50 rumah sudah selesai 100 persen di tahun ini.
“Jadi ada tiga kabupaten/kota yang sudah selesai 100 persen, yaitu Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Bahkan kemarin saya sudah menyerahkan kunci rumahnya secara simbolis,” ujar Sherly di halaman Kantor Gubernur Malut, Rabu (26/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa rata-rata pembangunan infrastruktur RTLH ini memakan waktu antara satu hingga dua bulan. “Tapi saya lihat progresnya sudah sangat bagus,” tambahnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









