Weda, Maluku Utara – Proyek normalisasi kali yang baru rampung di Desa Sumber Sari, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), disorot oleh anggota DPRD dari Dapil I Weda Selatan, Devi Dodi Diantoro. Ia menilai proyek ini membawa dampak negatif terhadap kehidupan warga, khususnya para petani.
“Proyek memang sudah selesai, tapi justru menyisakan masalah. Lahan pertanian warga tidak bisa lagi ditanami karena struktur aliran air berubah, dan sumber air utama pun hilang,” kata Devi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/5/2025).
Devi menyebutkan bahwa laporan resmi telah disampaikan ke dinas terkait, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pemda. Ia menyesalkan minimnya respons, karena proyek dengan nilai pagu Rp 941 juta itu dikerjakan menggunakan dana APBD tahun 2024 dan telah dibahas dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah.
“Laporan sudah kami masukkan, tapi belum ada jawaban. Kami bingung harus bagaimana. Ini menyangkut penghidupan masyarakat,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!