Sofifi, Maluku Utara – DPRD Maluku Utara mengungkapkan keprihatinan terkait kebijakan Gubernur Sherly Tjoanda yang melakukan pergeseran anggaran. Hingga saat ini, pergeseran anggaran tersebut belum juga selesai dilaksanakan. Akibatnya hal ini berpotensi berdampak pada penyerapan anggaran daerah.
Menanggapi sorotan DPRD, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menjelaskan bahwa proses efisiensi anggaran pemerintah daerah untuk tahap kedua masih dalam tahap penyelesaian.
“Jadi soal pergeseran anggaran tahap kedua ini masih berjalan. Jika sudah selesai maka akan kami ajukan,” ungkap Sarbin Sehe saat konfirmasi awak media di halaman kantor DPRD Malut, Selasa (29/4/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!