“Kita perlu fokus pada dua kabupaten tahun ini, kemudian dilanjutkan tahun depan. Jika setiap tahun kita menganggap anggaran kurang, maka usaha kita tidak akan mencapai hasil yang diinginkan,” ujarnya.
Merlisa menutup pernyataannya dengan menambahkan bahwa sejauh ini laporan masyarakat yang masuk ke DPRD hanya sedikit, di mana PT Prifen menjadi satu-satunya perusahaan yang melaporkan secara tertulis. “Sementara perusahaan lainnya hanya memberikan informasi lisan,” akhirinya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!