Untuk anggaran perbaikan dan pengembangan Taman Budaya Saruma, Bassam berjanji mendorong anggaran di APBD perubahan tahun 2025. “Insya allah di perubahan anggaran, jadi kita akan perbaiki kembali mana (fasilitas) yang rusak. Karena itu tujuan pengembangan pariwisata ke depan,” jelasnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan bakal menghadirkan konsep dalam pengelolaan Taman Budaya Saruma. Konsep ini diproyeksikan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipungut dari retribusi pariwisata.
“Kalau pendekatannya paguyuban, maka kita akan sesuaikan pengelolaannya seperti apa. Karena ini kan untuk PAD. Jadi kita akan atur regulasinya juga. Kalau secara regulasi kaitannya dengan PAD dan lain-lain agak rumit, ya kita cari lain untuk aktifkan taman itu,” tandas Bassam. (RMI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!