“Kalau saya, baiknya itu dikemas lebih modern, sediakan juga panggung teater, kemudian dibukakan lapak. Kan pasti orang datang nongkrong sambil jajan, misalnya ngopi juga bisa,” jelasnya.
Safri menambahkan, Taman Budaya Saruma merupakan destinasi wisata hutan dalam kota yang bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikonsepkan dengan baik.
Karena itu, ia berharap Bupati Halmahera Selatan betul-betul mengembangkan taman ini. “Sektor pariwisata adalah salah satu sumber pendapatan daerah juga, jadi konsepkan dengan baik supaya daerah punya pendapatan bisa signifikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, merespons fasilitas Taman Budaya Saruma di Desa Tomori, Kecamatan Bacan, yang mulai rusak parah.
Ia mengatakan, pengelolaan taman tersebut sejauh ini tidak optimal. Oleh sebab itu, bakal dicarikan skema tepat untuk mengembangkan taman itu, termasuk memperbaiki fasilitas yang sudah rusak parah.
“Salah satu skemanya, kita dorong paguyuban-paguyuban untuk kelola supaya menjadi taman budaya yang hidup. Jadi paguyuban kelola rumah-rumah adat yang ada,” ujar Bassam, Selasa (15/04) lalu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!