Kepada Inspektorat, Rusli menegaskan pentingnya profesionalisme dalam proses pemeriksaan (audit). Ia meminta agar Inspektorat tidak terlibat dalam praktik yang merugikan keuangan negara, seperti menerima suap atau amplop. Pemeriksaan harus dilakukan secara transparan dan jujur.
“Saya perintahkan Inspektorat untuk audit seluruh kepala desa. Jika ada penyalahgunaan dana, harus dikembalikan. Jangan biarkan ada kerugian negara,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar Inspektorat tidak terpengaruh oleh kepentingan politik dan tetap konsisten dalam menjalankan tugasnya dengan kredibilitas dan profesionalisme yang tinggi, guna memastikan pengelolaan uang daerah berjalan dengan baik.
“Saya butuh Inspektorat yang jujur, konsisten, dan profesional. Jangan sampai APBD ini rusak hanya karena kelalaian dalam pemeriksaan,” pungkasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!