Pedagang setempat, seperti Diman dan Andi, mengatakan bahwa kenaikan harga cabai cukup signifikan dan berdampak pada daya beli konsumen. Sementara itu, salah satu pembeli, Uma, mengungkapkan keluhan terkait penurunan daya beli masyarakat akibat lonjakan harga yang cukup tinggi.
Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Ahmadia Arsyah, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mengendalikan harga barang kebutuhan pokok di pasar, terutama menjelang Idul Fitri. Langkah tersebut diharapkan dapat mengatasi potensi lonjakan harga lebih lanjut yang dapat membebani masyarakat.
“Kenaikan harga ini kemungkinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain meningkatnya permintaan menjelang hari raya, keterbatasan pasokan, dan hambatan dalam distribusi barang. Pemerintah daerah berharap intervensi yang dilakukan dapat menstabilkan harga dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” pungkasnya. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!