Selain itu, Agus menjelaskan bahwa pastinya efek dari efisiensi ini akan terjadi pemangkasan anggaran untuk pemerintah berdasarkan kebijakan tersebut. “Pasti efeknya terjadi pemangkasan anggaran, mungkin ada tujuan pemerintah yah,” ungkapnya.
Adapun efek efisiensi anggaran untuk DP2KP, kata Agus, pastinya ada karena sudah diusulkan program-programnya kemarin, contohnya pemangkasan berdasarkan efisiensi hanya pada Perjalanan Dinas (Perdin), Belanja Modal dan Alat Tulis Kantor (ATK).
“Yang menyangkut dengan kegiatan itu kan tidak dipangkas atau tidak terganggu. Mungkin dengan tidak diganggu itu, perencanaan kegiatan dinas untuk tahun 2025 ini tetap akan berjalan,” jelasnya. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!