Menurutnya, banyak masalah yang begitu kompleks mulai dari kelangkaan BBM minyak tanah, harga jual diatas HET ditambah lagi dengan penempatan pangkalan minyak tanah yang tidak sesuai, akan tetapi Disperindagkop seolah menutup mata.
“Ada yang satu RT ada 5 pangkalan minyak tanah, anehnya masih ada masyarakat yang mengeluh karena tidak mendapatkan minyak, lalu minyak sebanyak itu di salur ke mana,” ungkap M. Irawan, Jumat (07/03/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!