Pemkot Ternate ‘Nunggak’ BPJS Kesehatan, Akademisi : Jangan Korbankan Warga

“Masalah utang ini mestinya diselesaikan antara BPJS dan Pemkot Ternate. Namanya utang, semua pemda punya. Pemda pastinya membayar, tinggal  menyelesaikan administrasi justru, namun patut disesali  adalah  kenapa harus memutuskan akses warga yang mendapatkan BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun ada kebutuhan untuk efisiensi dan adanya utang, masih perlu ada skala prioritas yang jelas dalam program-program yang direncanakan. “Utang yang muncul harus berdasar pada pelayanan kesehatan yang telah dialokasikan,” ujarnya

BACA JUGA  Pemkot Ternate Gelar Pasar Murah Serentak, Ini Daftar Barang yang Diobral

Sekedar diketahui, Pemkot Ternate menunggak iuran kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp 17,5 miliar. Utang ini merupakan akumulasi dari tahun 2022. Tunggakan ini terdiri dari Rp 117 juta pada tahun 2022 dan iuran yang belum dibayar dari September hingga Desember 2023, serta sebagian yang tertunggak sampai 2024. (RUL/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah