“Apakah hanya dengan satu unit ambulance laut bisa menjamin pelayanan kesehatan bisa maksimal? Tentu tidak, Pemkot harus mengkaji secara mendalam berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dilapangan,” timpalnya.
Untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan itu, lanjut mahasiswa Fakultas Hukum Unkhair Ternate ini, alangkah baiknya Pemkot Ternate menyediakan 3 unit ambulance sekaligus yang di tempatkan di masing-masing kecamatan.
“Kenapa harus tiga unit ambulance laut, karena untuk meminimalisir kendala yang dihadapi setiap Puskesmas di tiga kecamatan terluar maka Pemkot harus menempatkan ambulance laut di tiap-tiap puskesmas dan itu harus disiapkan selama 2×24 jam,” katanya.
Pada aspek lain, Pemkot Ternate perlu menyediakan fasilitas ambulance yang memadai termasuk menyiapkan biaya operasional sehingga pelayanan berjalan baik. Begitu juga pemerintah diminta punya komitmen yang kuat bahwa pemerataan pelayanan di pulau-pulau terluar itu harus menjadi prioritas utama tanpa menyampingkan kecamatan lainnya. “Hal ini untuk mencegah agar tidak terjadi kesewenang-wenangan pemangku kepentingan,” tandas Muis Ade. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!