PT. Siantan Angkat Bicara Soal Keluhan BBM oleh Nelayan Ternate : Kuota Tidak Cukup

Dari informasi yang dihimpun wartawan, selain nelayan di koperasi Bubula Ma Cahaya, ada juga dari kelurahan lain yang mendapatkan pasokan BBM dari PT. Siantan seperti di Rua, Bastiong, Jambula, Fitu, kemudian Sasa, Mangga Dua, Pulau Moti, Kastela, dan Batang Dua. Kuota yang didapatkan dari Siantan  berbeda-beda. Untuk di Kelurahan Jambula saja, sedikitnya ada empat kelompok nelayan yaitu, Bubula Ma Cahaya, Bubula Majang, Marimoi Jaya, dan Compat. Kelompok ini masing-masing menerima kuota BBM yang berbeda-beda pula. 

BACA JUGA  Dosen UNIPAS Morotai Torehkan Prestasi, Sabet Juara di Bidang Penelitian Nasional Saintek RI 2025

Dari data yang diperoleh, total nelayan yang menerima jatah BBM Pertalite dari Pemkot Ternate yang disalur PT. Siantan berjumlah 154 orang. Mereka ini tersebar di beberapa Kelurahan. Antara lain, Mangga Dua sebanyak 5 orang dengan total jatah BBM 5.250 liter per bulan, kemudian Bastiong sebanyak 4 nelayan dengan jatah 5.250 perbulan, Fitu sebanyak 17 nelayan dengan jatah 19.575 liter per bulan, Sasa sebanyak 22 nelayan dengan jatah 18.000 liter per bulan, Jambula sebanyak 49 nelayan dengan jatah 70.300 per bulan.

BACA JUGA  2 Penumpang Longboat Hilang Ditemukan Mengapung di Laut Dofa

Kemudian di Kelurahan Rua sebanyak 23 nelayan dengan jatah 27.750 liter per bulan, Kastela 3 nelayan dengan jatah 5.250 liter per bulan, Pulau Moti sebanyak 25 nelayan dengan jatah 26.850 liter per bulan, dan Batang Dua sebanyak 6 nelayan dengan jatah 900 liter per bulan. Praktisnya, total pemakaian BBM untuk nelayan di Kota Ternate per bulannya sebanyak 187.225 liter.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah