Arief menyebutkan, dari total 590 paket tersebut, sebagian besar merupakan proyek infrastruktur penting seperti pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, dan fasilitas publik lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurut Arief, meski penundaan ini disayangkan oleh beberapa pihak, namun ia menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan upaya menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran. Ia juga Bupati terpilih yang dijadwalkan dilantik berapa bulan ke depan diharapkan memberikan arahan agar proses lelang dapat segera dimulai.
“Kami optimistis, setelah pelantikan, semua proses administrasi akan berjalan cepat sehingga pelaksanaan proyek dapat dimulai tanpa hambatan,” kata Arief.
Dikatakan, dengan total anggaran yang cukup besar, keberlanjutan 590 proyek ini bernilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan seluruh proyek tersebut selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal,” tutupnya. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!