“Jadi untuk hal ini tetap kita akan layani, tapi kami butuh laporan dari masyarakat, bisa saja kalau ada pohon yang membahayakan langsung lapor ke lurah biar lurah bikin surat sampaikan ke DLH dan kami tindak lanjuti,” pintanya.
Ia menegaskan, laporan yang masuk di kelurahan itu perlu, mengingat penebangan pohon trembesi dilakukan secara antrian dan bertahap, karena DLH juga punya kendala kendaraan yang terbatas. Kendaraan yang dimiliki ini juga sudah tua.
“Terkait dengan masalah jenis pohon ini nanti kita akan sampaikan ke pimpinan agar pohon besar jenis trembesi ini kita ganti dengan pohon yang lebih bagus, bisa juga pohon pala dan cengkeh menjadi bagian yang ditawarkan. Itupun kalau sudah berbuah ada pertimbangan,” pungkasnya. (Idal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!